PEMKAB BARTIM BERIKAN PIAGAM PENGHARGAAN K3

By 26 Agu 2016, 09:34:25 WIBEksekutif

PEMKAB BARTIM BERIKAN PIAGAM PENGHARGAAN K3

Pemerintah Kabupaten Barito Timur memberikan Piagam Penghargaan kepada PT. KALIMANTAN PRIMA PERSADA, PT. PAMA PERSADA NUSANTARA dan PT BHADRA CEMERLANG untuk kategori Zero Accident, serta PT. PESONA LESTARI dan PT. SAWIT GRAHA MANUNGGAL untuk kategori Pemerhati Keselamatan dan Kesehatan kerja.Kegiatan tersebut dalam rangka Pelaksanaan Kesehatan kerja (k3) di Kilometer 34 PT. Adaro Indonesia ( Kecamatan Benua Lima Kabupaten Barito Timur pada hari selasa (16/2). Pada kesempatan itu Sekretaris Daerah Barito Timur Ir. Eskop MAP menyampaikan sesuai arahan dari Menteri ketenagakerjaan Republik Indonesia tentang Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada tanggal 12 Bulan Januari 2016 yang merupakan tahun kedua bagi bangsa Indonesia untuk berjuang, berperan aktif dan bekerja secara kolektif dan terus menerus dalam mewujudkan “Kemandirian Masyarakat Indonesia Berbudaya K3 Tahun 2020” Tahun 2015 pula UU no. 1 Tahun 1970 genap berusia 45 tahun suatu usia yang cukup mapan dalam menapak pengejawantahan penerapan pelaksanaan UU No. 1 Tahun 1970 masih belum diterapkan secara maksimal, masih saja kecelakaan kerja kerja terjadi di beberapa sektor usaha. Pelaksanaan dan pengawasan K3 sekaligus perilaku masyarakat industry pada khususnya dan masyarakat pada umumnya belum optimal karena itu peningkatan upaya-upaya k3 masih perlu dibutuhkan dalam mencegah kecelakaan kerja dan penyakit kerja. Perwujudan dari agenda Pemerintah Kabinet yaitu “peningkatan kualitas hidup manusia, produktivitas dan saing, kemandirian ekonomi dan revolusi karakter kerja” maka satu tantangan besar yang kita hadapi di sektor ketenagakerjaan saat ini adalah kualitas sumber daya manusia, baik yang akan mendunia kerja maupun yang telah di tempat kerja dan perusahaan terlebih dengan diberlakukannya MEA 2015.

Dengan pemberlakuan MEA akan terjadi peningkatan mobilisasi tenaga kerja kompeten, baik TKI yang akan dikerjakan di Negara-negara Asean maupun tenaga kerja yang berasal dari Negara-negara ASEAN yang akan bekerja di Indonesia dalam Frame Mutual Recognition Arragement (MRA). Menteri ketenagakerjaan sebagai Leading sector atau pemegang kebijakan nasional tentang k3, sangat mengharapkan dukungan semua pihak untuk lebih mengoptimalkan pelaksanaan k3 di lapangan. Mulai dari unsur pemerintahan, pemerintahan daerah, lembaga, masyarakat industry dan berkewajiban untuk berperan aktif sesuai fungsi dan kewenangan masing-masing terus menerus melakukan berbagai upaya di bidang k3. Apabila k3 terlaksana dengan baik maka kasus kecelakaaan kerja dan penyakit akibat kerja dapat di tekan, biaya-biaya yang tidak perlu akibat adanya kasus-kasus tersebut dapat dihindari sehingga dapat tercapai suasana kerja yang aman, nyaman, sehat dan tercipta produktifitas. Apabila produktivitas kerja dan usaha meningkat maka akan dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi secara nasional. Dalam peringatan Hari K3 Nasional sebagai tanda dimulainya bulan K3 Nasional tahun ini mengambil tema Pokok, yaitu “Yingkatkan Budaya K3 untuk mendorong Produktivitas dan Daya Saing di Pasar Internasional” sangat tepat dan strategis untuk mendorong semua pihak berpartisipasi aktif membudayakan k3. (JS.red)


Lihat semua komentar

Beri Komentar

Banner Iklan 2

Logon Fan Page

Poling

Pendapat anda tentang keterbukaan informasi publik?
  Penting
  Kurang Penting
  Tidak Penting
  Tidak tahu