Gawat! Hutan Anggrek Hitam di Barito Timur Terancam Sawit

By Sarifulah 29 Apr 2017, 15:40:25 WIB

Gawat! Hutan Anggrek Hitam di Barito Timur Terancam Sawit

TRIBUNKALTENG.COM - Alihfungsi hutan menjadi perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Tengah sudah berada pada taraf mengkhawatirkan.

Padahal, sejauh ini masih banyak Perusahaan Besar Swasta (PBS) yang beroperasi belum bisa meningkatkan statusnya menjadi Clear and Clean (CnC).

Kondisi ini pula yang menimbulkan ketidakseimbangan ekosistem. Bahkan tak sedikit kawasan hutan yang kini terancam akibat alihfungsi.

Kekhawatiran pun muncul dari akun Facebook Januminro. Melalui postingannya, dia menulis:

"Hutan Anggrek Hitam terancam.

Hari ini (Kamis, 23/2) berkunjung ke kawasan hutan yang menjadi habitat anggrek hitam. Lokasi berada si desa Muaratuwu, Kab. Barito Timur.

Kawasan hutan dikelola oleh keluarga Arianmar. Luas kawasan 8 hektar, merupakan kawasan hutan sekunder Kerangas. Pada habitatnya, anggrek hitam tidak saja tumbuh di tanah, namun merambat si batang pohon.

Kawasan hutan tersebut saat ini terancam. Kebun dan komoditas sawit, sudah mengelilingi kawasan. Selain itu potensi menjasi twrancam akibat perambahan dan pencurian ilegal."

Postingan akun Facebook JanuminroPostingan akun Facebook Januminro ()

Anggrek hitam (Coelogyne pandurata) merupakan salah satu anggrek tercantik yang berasal dari Kalimantan.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 7 Tahun 1999 anggrek ini termasuk kedalam tumbuhan yang dilindungi.

Dimusim hujan saat ini Coelogyne pandurata mulai berbunga, berbau harum lembut dan mekar sekitar 5-6 hari.

Berdasarkan Wikipedia, saat ini habitat asli anggrek hitam mengalami penurunan jumlah yang cukup besar karena semakin menyusutnya luas hutan di Kalimantan namun masih bisa ditemukan di cagar alam Kersik Luway dalam jumlah yang sedikit.

Diperkirakan, jumlah yang lebih banyak berada di tangan para kolektor anggrek.

Dinamakan anggrek hitam karena anggrek ini memiliki lidah (labellum) berwarna hitam dengan sedikit garis-garis berwarna hijau dan berbulu. Sepal dan petal berwarna hijau muda.

Bunganya cukup harum semerbak dan biasa mekar pada bulan Maret hingga Juni.

Anggrek hitam termasuk dalam anggrek golongan simpodial dengan bentuk bulb membengkak pada bagian bawah dan daun terjulur di atasnya.

Setiap bulb hanya memiliki dua lembar daun saja. Daunnya sendiri sekilas mirip seperti daun pada tunas kelapa muda. (*)


Lihat semua komentar

Beri Komentar

Banner Iklan 2

Logon Fan Page

Poling

Pendapat anda tentang keterbukaan informasi publik?
  Penting
  Kurang Penting
  Tidak Penting
  Tidak tahu