Eks Gafatar Ucapkan Sumpah Janji Setia

By 06 Sep 2016, 08:06:16 WIBEksekutif

Eks  Gafatar Ucapkan Sumpah Janji Setia

Eks anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yang berjumlah 35 orang meneguhkan sumpah janji setia pada Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta menjalankan ajaran agama Islam. Acara tersebut berlangsung di Ruang Rapat Bupati Barito Timur, Kamis (14/4). Wakil Bupati Bartim H Suriansyah mengatakan pelaksanaan ikrar bersama ini adalah upaya Pemerintah untuk menjaga dan memupuk ketentraman beragama dan ketertiban bermasyarakat karena adanya penyebaran paham keagamaan yang menyimpang. “Pelaksanaan ini bukan bentuk intervensi pemerintah terhadap keyakinan seseorang, melainkan upaya pemerintah menghentikan penyebaran kegiatan keagamaan yang menyimpang dari ajaran pokok Agama Islam,” jelasnya. Sebanyak 35 eks anggota gafatar tersebut berasal dari delapan keluarga, lima orang diantaranya yang tercatat sebagai satu keluarga telah memilih pulang ke kampung halamannya terangnya.

“Pemerintah juga mendorong mantan pengurus, anggota, pengikut atau simpatisan Gafatar bersama-sama menjaga dan memupuk ketentraman beragama, dan mematuhi ketentuan hukum yang berlaku guna mewujudkan kerukunan dan persatuan nasional,” ajaknya. Mengacu Surat Keputusan Bersama (SKB) yang mengamanatkan adanya langkah pembinaan, Pemerintah akan terus melakukan pendampingan berupa bimbingan dan pemberian nasehat, pengarahan keagamaan, serta permintaan tidak melakukan penyebaran paham tersebut melalui media apapun. Pemerintah akan menjamin hak eks gafatar sebagai warga Negara dalam bentuk pemberian perlindungan, ditambah dukungan moril untuk lebih memahami, mendalami dan mengamalkan ajaran agama Islam dengan sebaik-baiknya, serta dorongan supaya berbaur dalam pelaksanaan kegiatan keagamaan bersama masyarakat muslim lainnya. (JS.red)


Lihat semua komentar

Beri Komentar

Banner Iklan 2

Logon Fan Page

Poling

Pendapat anda tentang keterbukaan informasi publik?
  Penting
  Kurang Penting
  Tidak Penting
  Tidak tahu