Djair, Komikus Pencipta Jaka Sembung, Meninggal

By 06 Okt 2016, 14:53:36 WIB

Djair, Komikus Pencipta Jaka Sembung, Meninggal

TEMPO.CO, Jakarta - Komikus senior Djair Warni meninggal dunia. Komikus yang terkenal pada era 1970-an melalui serial Jaka Sembung itu meninggal di Jakarta pada Selasa pagi, 27 September 2016.

Pria 67 tahun ini mengembuskan napas terakhir pada pukul 10.15 karena menderita penyakit diabetes sejak 2012. Ia sedang menjalani rawat jalan dan meninggal di rumahnya di Menteng Dalam, Jakarta Pusat.

“Sampai saat terakhirnya, beliau masih berkarya membuat komik bertema fiksi ilmiah,” ujar putra sulung Djair, Syahlendra Maulana, 46 tahun, saat ditelepon Tempo, Selasa, 27 September 2016.

Menurut Maulana, yang akrab disapa Novan, kondisi Djair memburuk selama seminggu terakhir. Novan menuturkan ayahnya merupakan komikus yang sempat berkarier sebagai penulis skenario film dan sinetron pada 1990-an. Djair tinggal bersama keluarganya di Menteng Dalam II Nomor 10.

“Memang sempat dirawat di Rumah Sakit Mitra Afia (di Menteng, Jakarta Pusat) dan sebenarnya sudah masuk masa pemulihan, bahkan berobat jalan. Namun Allah berkata lain,” kata Novan.

Novan mengatakan ayahnya akan dimakamkan di Taman Pemakaman Umum Menteng Pulo, Tebet, Jakarta Selatan, seusai salat asar sore ini. “Rekan-rekan kolektor komik beberapa sudah berkunjung ke rumah,” tuturnya.

Kolektor komik Henry Ismono mengaku dia mendengar kabar meninggalnya Djair dari rekan-rekannya. “Saya sudah lama tak bertemu Pak Djair, terakhir beberapa bulan lalu," kata Henry.

Djair menjadi komikus secara otodidak. Dia mengenyam pendidikan di Sekolah Teknik Negeri dan Sekolah Teknik Menengah di Cirebon. Pendidikannya terhenti saat berkuliah di Fakultas Arsitektur Naval (perkapalan) di salah satu universitas di Jakarta.

Komik Jaka Sembung dibuatnya pada 1968 dan sempat diangkat ke layar lebar Indonesia pada kurun waktu 1980-1985. Djair pun sempat ikut bermain sebagai pemeran pendukung dalam beberapa film yang diadaptasi dari komiknya, seperti film Jaka Sembung Sang Penakluk pada 1981. 

YOHANES PASKALIS

SUMBER : TEMPO.CO


Lihat semua komentar

Beri Komentar

Banner Iklan 2

Logon Fan Page

Poling

Pendapat anda tentang keterbukaan informasi publik?
  Penting
  Kurang Penting
  Tidak Penting
  Tidak tahu